Awas!! Jangan Jadi Korban Selanjutnya

Arus globalisasi memang tak bisa di bendung. Mereka yang terjebak dalam arus globalisasi tersebut cenderung terlena akan kemudahan yang disuguhkan. Memang kita bisa melakukan apa saja yang kita inginkan hanya dengan meng-klik, mulai dari mendownlad mp3, film, video, terhubung dengan media social, belanja online dan kita pun dengan mudah mendapatkan informasi terkini dari semua belahan dunia.

Awas!! Jangan Jadi Korban Selanjutnya

Yang menjadi tren di kalangan muda mudi terkini adalah tren belanja online. Kita dengan mudah menemukan toko-toko online di internet. Memang kita diberi kemudahan dengan adanya toko online tersebut. Kita tidak perlu keluar rumah tanpa harus macet-macetan dijalan tanpa harus takut kepanasan atau kehujanan barang yang kita inginkan pun bisa kita dapatkan mulai dari elektronik, kosmetik, fashion, bahkan makanan pun bisa dengan mudah di pesan. Promo-promo yang ditawarkan pun menarik, mulai dari diskon besar-besaran hingga buy one get one.

Akan tetapi orang-orang yang tak bertanggung jawab pun memanfaatkan tren belanja online ini dengan menipu para konsumenya. Dengan “menjiplak” web-web toko online yang terpercaya yang itu dapat merugikan konsumenbahkan toko online yang dijiplaknya. Tak hanya melalui web-web tertentu, akan tetapi kini sudah merambah ke media social.

Kebanyakan dari mereka tergiur promo yang ditawarkan oleh pihak penyedia jasa. Memang kita sebagai konsumen menginginkan barang dengan harga yang murah. Akan tetapi kebanyakan dari kita kurang teliti dalam melakukan kegiatan belanja online. Kelemahan inilah yang dimanfaatkan oknum penyedia jasa untuk mengambil keuntungan. Si penyedia jasa akan menawarkan harga yang dibawah harga standart yang dengan hal ini diharapkan akan banyak korban yang terjerat. Padahal pada umumnya harga-harga suatu barang sama ataupun kalo harganya lebih murah atau lebih mahal perbedaan harganya pun tidak berbeda jauh antara toko yang satu dengan toko yang lainnya, karena dari pihak produsen atau distributor sudah menentukan harga jual dipasaran.

Sebelum melakukan pembelian kita pun harus mengetahui apakah penyedia jasa tersebut recommended seller atau tidak. Caranyapun mudah, dengan mencari di review tentang penyedia jasa belanja online tersebut di internet atau dengan cara lain seperti melihat testimony-testimony dari para pembeli apakah mereka puas dengan layanan yang diberikan oleh penyedia jasa ataupun tidak.

Selain itu, apabila kondisi yang memungkinkan seperti jarak antara rumah dengan pusat penyedia jasa alangkah baiknya melakukan COD atau Cash On Delivery. Dengan cara tersebut kita bisa mengecek barang yang kita pesan apakah kondisinya sesuai dengan spesifikasi atau memiliki cacat pada produk tersebut. Dan pastikan barang yang kita beli memiliki garansi minimal memiliki garansi dari si penyedia jasa.

Sedangkan untuk sistem pembayaranya alangkah baiknya bila seperti yang di tawarkan oleh salah satu penyedia jasa terpercaya di Indonesia. Yaitu dengan cara membayar setelah barang sampai kepada tangan pembeli. Karena bila kita mentransfer uang terlebih dahulu kemungkinan besar akan memudahkan penyedia jasa “bodong” untuk menipu.

Seperti yang di sebutkan dalam situs pusatteknologi.com cara mudah untuk mengenali toko online palsu :
  • Toko online palsu biasanya menggunakan alamat website gratisan seperti (namatoko.web^com)
  • Tampilan website terkesan asal jadi yang tidak memperlihatkan sebuah perusahaan besar.
  • Tidak mencantumkan alamat toko dengan jelas atau terkesan tertutup seperti enggan menyebutkan identitasnya secara jelas.
  • Tidak mencantumkan nomer kantor.
  • Kalaupun mencantumkan nomer, nomer tersebut sulit untuk dihubungi sekalipun bisa di hubungi si admin toko tersebut cenderung pasif atau bahkan enggan menjawab pertanyaan yang kita lontarkan.
  • Biasanya produk yang ditawarkan pun jauh lebih murah dari harga pasaran.
Untuk itu kita lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan belanja online tersebut. Bukan soal gengsi ataupun hanya mengikuti tren semata akan tetapi lebih kepada be smart buyer.
Share artikel ini ya :
+
0 Komentar untuk "Awas!! Jangan Jadi Korban Selanjutnya"

 
Copyright © 2015 Berita Coeg - All Rights Reserved
Template By Kunci Dunia